AptanaStudio akhirnya jalan di Fedora 10


Setelah hampir 1 bulan sejak download AptanaStudio tidak tersentuh, malam ini akhirnya saya baru coba pasang dan jalankan AptanaStudio di Fedora 10. Pada awalnya kesalahan hampir sama dengan aplikasi-aplikasi lain yang menggunakan framework Eclipse, yaitu kesalahan XUL runner. Waktu saya install XMind, saya pasang firefox 2.x dan mengarahkan parameter $MOZILLA_FIVE_HOME ke folder firefox 2.x.
Sekarang dengan cara yang serupa, AptanaStudio tidak mau terima. Lalu saya baca-baca di forum Aptana yang ternyata memang masalah di versi xulrunner nya, yang ternyata butuh versi 1.8.x. (di Fedora 10 setelah di update xulrunner menjadi versi 1.9). Akhirnya saya download sendiri xulrunner-1.8.1.3. Lalu saya ekstraksi ke folder /usr/lib dengan nama folder xulrunner-1.8.1.3 agar tidak menimpa folder xulrunner yang di link ke xulrunner 1.9. Lalu saya pindahkan hasil ekstraksi AptanaStudio ke /usr/local, sehingga di dalam folder tersebut terdapat subfolder aptana. Di dalam folder /usr/local/aptana, saya buat script runAptana.sh seperti yang disarankan di forum:

#!/bin/bash
export MOZILLA_FIVE_HOME=/usr/lib/xulrunner-1.8.1.3
/usr/local/aptana/AptanaStudio -vm /usr/java/default/jre/bin/java

di sini java yang harus kita gunakan adalah java versi 1.6 (saya gunakan dari Sun Microsystem). Dari dalam folder /usr/local/aptana, saya jalankan ./AptanaStudio. Berhasil!!! Senangnya. Ada cara lain yang lebih praktis??

Referensi:

Installing Aptana Studio on Linux

Iklan

Web IDE Gratis


Bagi rekan-rekan pengembang Web pasti sangat membutuhkan sebuah aplikasi IDE (web authoring) yang dapat membantu dalam pembuatan halaman web, penambahan JavaScript, atau sampai pengembangan server sidenya, baik dengan PHP, Python, Ruby, dan sebagainya. Dan rata-rata jika di tanya tentang aplikasi IDE apa yang digunakan untuk memabntu dalam membangun aplikasi web di lingkungan kampus, misalnya kampus saya, rata-rata, bahkan sebagian besar tahunya adalah DreamWeaver. 😀 Kalau di tanya lagi, “mengapa pakai produk itu?” Rata-rata jawabannya juga mirip “Ya..karena tahunya itu”, ada yang lain “ya mudah sich”. Terlepas dari bajak membajak, memang perlu diakui produk tersebut memang luar biasa.

Pernah saya mencoba melihat rekan atau mahasiswa saya saat mereka menggunakan DreamWeaver. Lalu saya bandingkan dengan NVU atau Kompozer (edisi unofficial untuk perbaikan NVU) yang saya gunakan untuk hal yang sama. Hmm…tidak jauh beda, dan Kompozer gratis/OSS. Dengan Kompozer, saya dapat mendesign halaman web dengan mudah. Saya juga dapat mendefinisikan CSS, menulis JavaScript (walaupun tidak ahli) juga dengan nyaman. Mungkin ini masalah pilihan dan kebiasaan saja. Yang masih menjadi kekurangan features pada Kompozer adalah template-template JavaScript dan CSS. Dreamweaver menyediakan template ini yang dengan mudahnya dapat digunakan oleh pengembang web. Tapi ini sekali lagi menyangkut soal tenang atau tidaknya masalah lisensi.

Sekarang saya ada kebutuhan lain, yaitu ingin kembali ke Ruby On Rails (RoR) dan sedang mencari IDE yang sangat membantu untuk hal ini. Netbeans 6.0 atau 6.1 (RC1 saat tulisan ini ditulis) telah menyediakan IDE untuk RoR dan PHP juga. Menggunakan IDE yang luar biasa ini sebetulnya sudah cukup. Tapi karena dulu saya terbiasa dengan RadRails (yang sekarang sudah berganti), maka saya mencoba untuk mengunduh Aptana, sebuah aplikasi IDE lengkap yang dibangun di atas platform Eclipse yang memiliki features sangat banyak, antara lain dapat mendukung Adobe AIR, iPhone, Ajax, PHP dan Ruby on Rails. Jika dibandingkan dengan Kompozer, jelas Kompozer jauh lebih ringan dan lebih sederhana. Jika dibandingkan dengan Netbeans, secara dasarnya jelas berbeda tujuan. Aptana lebih ke arah web authoring lengkap, sedangkan Netbeans sebuah multiplatform IDE. Jadi sekarang saya mencoba untuk beralih ke Aptana dari Kompozer. Namun terkadang, Kompozer masih saya gunakan untuk urusan hal-hal yang tidak terlalu rumit. Tapi inilah produk OSS/Freeware yang paling saya sukai untuk membantu saya dalam mengembangkan aplikasi web, yaitu Kompozer, Aptana dan Netbeans 6.x.