ins_emagent.mk


Jika ditemukan error instalasi Oracle 11g R2 pada Fedora 13/14 yang berbunyi:

Error in invoking target 'agent nmb nmo nmhs tclexec' of makefile '/u01/app/oracle/product/11.1.0/db_1/sysman/lib/ins_emagent.mk

maka, berdasar diskusi di sysdbaonline.com, lakukan langkah-langkah berikut:

  1. pada tampilan OUI yang menampilkan pesan error, silahkan kembali ke terminal
  2. jalankan perintah:
    vi $ORACLE_HOME/sysman/lib/ins_emagent.mk
  3. lalu cari string MK_EMAGENT_NMECTL, sampai menemukan $(MK_EMAGENT_NMECTL)
  4. tambahkan di belakang baris tersebut dengan -lnnz11, sehingga menjadi $(MK_EMAGENT_NMECTL) -lnnz11.
  5. kembali tampilan OUI, dan klik Retry.

 

script untuk inisial instalasi oracle di Fedora


Untuk memudahkan dalam melakuan persiapan atau inisialisasi Fedora yang akan dipasang database Oracle 10g/11g, saya mencoba membuat urutan itu dalam sebuah script sederhana. Berikut adalah script yang saya coba buat dan sudah saya gunakan untuk mempercepat proses inisialisasi tersebut (jalankan sebagai user root):

#!/bin/sh
cp sysctl.conf /etc/sysctl.conf
/sbin/sysctl -p
cp limits.conf /etc/security/limits.conf
cp login /etc/pam.d/login
cp config /etc/selinux/config
yum install binutils libaio libaio-devel ksh sysstat unixODBC unixODBC-devel compat-libstdc++-33
echo -e "paket tambahan telah diinstall\n"
groupadd oinstall
groupadd dba
groupadd oper
groupadd asmadmin
useradd -g oinstall -G dba,oper,asmadmin oracle
echo -e "masukkan password untuk user oracle.\n"
passwd oracle
mkdir -p /u01/app/oracle/product/11.2.0/db_1
chown -R oracle:oinstall /u01
chmod -R 775 /u01
cp redhat-release /etc/redhat-release
cp bash_profile /home/oracle/.bash_profile
chown oracle:oinstall /home/oracle/.bash_profile

letakkan file yang kita beri nama preinstall.sh ini ke dalam sebuah folder, dan letakkan pula file-file pendukung lain ke dalam folder tersebut. Adapun file-file pendukung lain antara lain :

Semoga membantu.

Duplikasi schema di Oracle


Ada kebutuhan dalam database Oracle yaitu ingin menduplikat isi dari sebuah schema (kumpulan objek yang dimiliki oleh user) ke schema yang lain. Untuk melakukan ini, kita dapat menggunakan fasilitas export (exp) dan import (imp). Untuk menggunakan ini, kita dapat menggunakan user system. Contoh kita akan mencoba menduplikat dari schema HR ke schema TEST. Untuk itu, kita persiapkan user TEST:

conn / as sysdba
create user test identified by test;
grant connect, resource to test;
exit

dari prompt shell, pertama kita akan lakukan proses export dari database ke file dump :

exp 'system/<password>' owner=hr file=hr.dmp log=hr.log

kemudian untuk menduplikat schema ini ke schema TEST, dapat kita gunakan perintah imp:

imp 'system/<password>' fromuser=hr touser=test file=hr.dmp

Semoga bermanfaat!

Pemasangan Software Database Oracle 11g Release 2


Ada sedikit perbedaan yang perlu diperhatikan ketika akan memasang software database yang baru dirilis tanggal 1 September 2009 yang lalu, yaitu Oracle 11g Release 2. Perbedaan tersebut terutama dalam konfigurasi parameter kernel Linux. Kembali dalam pembahasan ini akan dikhususkan pada pemasangannya di lingkungan Fedora 11 atau Fedora 12. Adapun parameter kernel yang perlu ditambahkan pada file /etc/sysctl.conf antara lain :

fs.aio-max-nr = 1048576
fs.file-max = 6815744
kernel.shmall = 2097152
kernel.shmmax = 536870912
kernel.shmmni = 4096
# semaphores: semmsl, semmns, semopm, semmni
kernel.sem = 250 32000 100 128
net.ipv4.ip_local_port_range = 9000 65500
net.core.rmem_default=262144
net.core.rmem_max=4194304
net.core.wmem_default=262144
net.core.wmem_max=1048586

Referensi tersebut dapat dilihat pada situs resmi RedHat GFS, yang merupakan sistem berkas yang mendukung clustering.

Parameter fs.aio-max-nr menyatakan jumlah maksimum permintaan concurrent yang diijinkan. Nilai parameter ini pada umumnya adalah 64KB, namun karena Oracle 11gR2 mendukung RAC, maka kebutuhan untuk meminta akses I/O secara asinkron lebih besar. Informasi lebih detil dapat dibaca di ibm.com.

Selain itu, yang perlu disiapkan juga adalah paket aplikasi pdksh juga sebaiknya sudah terpasang dalam sistem Linux kita, karena Oracle 11gR2 “mewajibkan” hal ini.

Untuk pemasangan software Oracle 11gR2, seperti pada versi sebelumnya kita akan berhadapan dengan OUI. Pertama kita diminta untuk memasukkan email kita, yang bisa kita kaitkan nantinya dengan account di Oracle Metalink. Pada versi terbaru ini, Oracle Database telah menyiapkan pemasangan Grid/Cluster sejak dari awalnya. Pada tahap selanjutnya, kita diberi pilihan apakah akan memasang single instance (seperti pada versi sebelumnya) atau memasang RAC database. Dalam hal ini kita pilih yang single instance. Tahapan ke-4, kita dapat menambahkan bahasa yang juga akan terpasang ke sistem Oracle Database 11g. Pilih Indonesia, lalu klik tombol > dan klik Next. Pilih Enterprise Edition untuk jenis produknya. Pemilihan ini tentu saja disesuaikan dengan lisensi yang akan atau sudah kita beli. OUI akan mengisi secara default nilai Oracle Base dan Oracle Home sesuai dengan variabel $ORACLE_BASE dan $ORACLE_HOME yang sudah kita set sebelumnya. Klik Next untuk membiarkan OUI menentukan group DBA dan System Operating Operator database Oracle nantinya. Jika dalam Linux kita belum terpasang paket aplikasi pdksh, kita dapat mengabaikan pesan kebutuhan ini dengan cara memberi cek pada item Ignore All. Setelah kita klik Next, OUI akan menampilkan ringkasan apa yang akan terpasang. Silahkan klik Finish untuk melanjutkan ke proses pemasangan software Oracle 11gR2.

Setelah proses pemasangan selesai, kita dapat melanjutkan untuk pembuatan database Single Instance seperti pada versi-versi sebelumnya dengan menggunakan alat bantu dbca. Untuk lebih memudahkan, sebelum pembuatan database baru, kita dapat mendefinisikan konfirmasi Oracle Network dengan menggunakan alat bantu netca. Setelah menjalankan netca, silahkan buat sebuah LISTENER baru untuk Single Instance database kita nanti, dengan cara memilih menu Listener Configuration.

Jika Anda tertarik untuk mencoba pemasangan Oracle RAC di single server, silahkan merujuk ke OBE Oracle.

Bug Oracle EM untuk Pengaturan Listener


Untuk mengatur Oracle Network Service, kita dapat menggunakan beberapa alat bantu yang telah tersedia, antara lain: netca, netmgr, enterprise manager atau bahkan text editor sekalipun. Ketika kita melakukan konfigurasi Oracle Network Service dengan menggunakan Enterprise edition, terutama untuk pengaturan Listener, kita akan mendapati kesalahan seperti pada gambar di bawah ini :

ErrorListenerEMSetelah mencari-cari di forums.oracle.com, ditemukan ada satu solusi yaitu:

  • buka file $ORACLE_HOME/network/tools/NetProperties
  • beri tanda komentar (#) pada baris INSTALLEDCOMPONENTS=ORACLENET

Coba lakukan hal yang sama di Enterprise untuk mengatur Listener. Sekarang berhasil.

Memasang Oracle 11g di VirtualBox


Setelah memasang Fedora 11 di notebook saya, kemudian saya ingin kembali memasang Oracle 11gR1 di dalamnya. Ternyata setiap kali proses Linking dilakukan, selalu terjadi kesalahan sebagai berikut :

Oracle11g error di Fedora 11Masalahnya ketika dilihat pada log filenya selalu muncul beberapa kali pesan “INFO: gcc: unrecognized option ‘-no_cpprt'”. Lalu saya coba googling beberapa kali, tetap tidak menemukan masalah dan solusinya. Kemudian saya lari ke forums.oracle.com, dan sepertinya masalah ini tidak hanya saya saja yang mengalami. Dugaan sementara adalah glibc yang terpasang default pada Fedora 11 adalah glibc versi 2.10, padahal Oracle 11gR1 membutuhkan glibc versi 2.5. Yah… bagaimana mungkin bisa memasang glibc dengan dua versi yang berbeda? Mungkin ada temen-temen yang bisa membantu masalah ini? Baca lebih lanjut