Instalasi OpenBravo


Akhirnya saya berhasil mengunduh paket installer OpenBravo ERP 2.4.0 beta dan kemudian saya coba pasang di mesin fedora saya. Untuk memasang OpenBravo 2.4.0 ini, ada beberapa paket yang perlu dipasang terlebih dahulu, yaitu:

  • Apache Tomcat. Saya menggunakan veri 6.0.16.
  • J2SE. Saya menggunakan OpenJDK 1.6.0 (build 1.6.0-b09) bawaan dari Fedora. Anda dapat menggunakan JDK 6 yang lainnya juga.
  • Apache Ant.
  • OpenBravo 2.4.0 beta
  • postgresql

Untuk pemasangan OpenBravonya sendiri sangat mudah, karena sudah disediakan mekanisme wizard. Silahkan mengikuti tahapan dari wizard OpenBravo. Hasil pemasangannya dapat dikunjungi dari browser dengan mengetikkan alamat: http://localhost:8080/openbravo. Kemudian ketikkan username: Openbravo dan password: openbravo.

Master Data OpenBravo


Yang dilakukan berikutnya setelah client dibuat dalam sistem ERP adalah mendefinisikan beberapa master data, yaitu antara lain data Business Partner dan Product. Dalam data-data Business Partner (Master Data Management || Business Partner) biasanya yang akan kita definisikan adalah semua pihak yang terkait dengan sistem ERP kita, antara lain: Pelanggan, Vendor, Bank Account, Employee. Sedangkan untuk data-data produk yang terkait antara lain data detil produk itu sendiri dan juga price list. Price list yang dimaksud di sini adalah daftar harga-harga yang dikenakan pada sebuah produk, baik harga dari Vendor/Supplier, harga untuk pelanggan atau harga terendah. Banyak sekali item yang disediakan oleh OpenBravo untuk setiap master data tersebut. Oleh karena OpenBravo dikembangkan dari prinsip Compiere, maka tidak terdapat perbedaan besar dalam pengisian datanya.

Untuk memasukan data Vendor baru misalnya, silahkan masuk ke menu Master Data Management || Business Partner || Business Partner, kemudian klik tombol Create a New Record. Dari form data Business Partner baru kita dapat memasukan data Search Key dan Name. Lalu simpan. Selanjutnya, karena kita ingin mendefinisikan bahwa data baru ini sebagai Vendor, maka klik tab Vendor/Creditor. Klik item Vendor, dan isikan item-item lain seperti perilaku untuk pembayaran, kesepakatan pembayaran, rekening bank Vendor tersebut. Kemudian simpan.

Data Produk dapat dicatat sebagai produk yang dibeli atau di produksi. Selain itu, ada 3 item harga yang dapat melekat pada sebuah produk, yaitu List Price, Standard Price atau Price Limit. Setiap harga tersebut memiliki versinya masing-masing yang dapat berubah untuk suatu periode tertentu. Dokumentasi selengkapnya di wiki.openbravo.com.

Setup Client OpenBravo


Untuk memulai menggunakan ERP OpenBravo, pertama yang perlu disetup adalah Client. Client merupakan perusahaan resmi yang memiliki NPWP. Pada sebuah client dapat memiliki beberapa organisasi. Organisasi di sini dapat diartikan sebagai kantor cabang atau departemen dalam organisasi tersebut.

Untuk membuat sebuah client, Anda harus login sebagai System Administrator, dalam hal ini dapat login sebagai user Openbravo. Pilih menu General Setup > Client > Initial Client Setup. Pada tahap ini, kita juga harus memasukan file daftar rekening yang akan digunakan. Setelah dibuat, klik icon username Openbravo, lalu ubah Role menjadi LPP Perkebunan Role. Otomatis, item lainnya akan mengikuti. Pada Menu General Setup > Client, Anda akan melihat terdapat client baru yang bernama seperti yang Anda buat. Kemudian juga pada menu General Setup > Security > User, Anda akan menemukan dua user yang dibuat, yaitu xxxAdmin dan xxxUser. Kita dapat melihat daftar rekening yang kita masukkan dengan memilih menu Financial Management || Accounting || Setup || Account Tree || Element Value.

Install Bahasa di OpenBravo


Dasar: http://wiki.openbravo.com/wiki/Install_translation

Unduh terlebih dahulu file konversi bahasa yang diinginkan, misalnya Malaysia (ms_MY). Siapkan terlebih dahulu subfolder ms_MY di dalam folder $OPENBRAVO_HOME/AppsOpenbravo/attach/lang, lalu ekstrak file translation zip ke dalam folder tersebut.

Login sebagai user Openbravo dengan passwordnya (default adalah openbravo). Setelah itu klik menu General Setup > Application > Language. Carilah bahasa malaysia, jika belum ada tambahkan seperti form berikut ini :

Jangan lupa beri tanda pada item Active dan System Language, kemudian klik icon Simpan (Save). Setelah di simpan, klik tombol Verify Languages. Setelah itu, dari command shell prompt, masuklah ke folder $OPENBRAVO_HOME, kemudian ketikkan berikut:

$ ant compile.complete (lama sekali kurang lebih 60 menit)

$ ant war

lalu copylah file openbravo.war dari folder $OPENBRAVO_HOME/AppsOpenbravo/lib ke dalam $APACHE_TOMCAT_HOME/webapps. Restart kembali tomcat Anda.

Produk ERP OpenSource


Saat ini saya sedang mengkaji pemakaian OpenBravo sebagai salah satu kemungkinan produk ERP opensource di salah satu client saya. Di satu sisi, apa yang sedang saya lakukan ini adalah sebuah uji coba untuk dapat menemukan sebuah metodologi yang “pas” untuk dapat saya gunakan nantinya. Di sisi lain, saya ingin sekali menjadi “duta” OpenBravo” di Indonesia (if that is possible). Terlalu tinggi mungkin harapannya, tapi saya ingin menyebarkan informasi alternatif sebuah produk ERP yang jauh lebih kompetitif dan tidak kalah baiknya dengan produk-produk ERP komersial lain, seperti mySAP, Oracle Apps, Microsoft Axapta, dan saudara-saudaranya. Saya kira perlu adanya keseimbangan, karena keseimbangan memberikan sesuatu yang lebih indah.

OpenBravo di bangun di atas J2EE dengan database yang didukung (default) adalah Oracle atau PostgreSQL. Jika produk ini digunakan oleh UKM, sangatlah baik dan sangat murah. Aplikasi yang dapat kita akses dari browser web ini sangat mudah instalasi dan pemakaiannya. Selain itu, tersedia cukup dokumentasi yang sangat membantu kita sebagai orang pemula di bidang ERP untuk mengetahui cara pemakaiannya. Tidak terlalu “njelimet” dengan aturan-aturan yang ketat seperti yang saya jumpai di mySAP atau Oracle Financial ataupun Compiere (dan turunannya). Dibanding dengan TinyERP, saya lebih menyukai OpenBravo karena lebih presentatif untuk penerapan sebuah ERP. TinyERP sendiri juga menggunakan PostgreSQL sebagai databasenya, dan bahasa pemrograman yang digunakannya adalah python. Anda dapat mencobanya di lingkungan Linux ataupun Windows.

Melihat dari sisi pasar sendiri, makin banyak perusahaan-perusahaan dari skala menengah sampai ke enterprise yang mulai mempercayakan aliran-aliran bisnisnya pada produk-produk ERP yang ada dipasaran, baik opensource maupun tidak. Kondisi ini dapat membawa “hawa” kebutuhan SDM yang sedikit bergeser. Mungkin, jika dulu, banyak perusahaan yang butuh programmer untuk membangun aplikasi bisnis mulai dari scratch (awal), tapi sekarang banyak dibutuhkan “konsultan-konsultan” produk ERP, yang mungkin kita sering mendengar konsultan mySAP, konsultan Axapta, konsultan Oracle Apps, dsb. Konsultan-konsultan ini bertanggung jawab atas penerapan produk ERP di suatu perusahaan, baik dari analisis bisnis dan existing system sampai dengan customization-nya., jika diperlukan. Masing-masing produk menawarkan tingkat customization yang beragam dengan bahasa yang beragam juga, ada ABAP, Java, PL/SQL, VB.NET, dan sebagainya. Inilah kondisi yang ada saat ini, dan jika Anda ingin terjun ke dunia ERP, mau tidak mau, suka dan tidak suka, kuasai salah satu produk, ambil ujian sertifikasinya, papan pengumuman tentang kualifikasi Anda di web site atau di LinkedIn.com atau VisualCV.com, dan selanjutnya …. just try to wondering about it…