script untuk inisial instalasi oracle di Fedora


Untuk memudahkan dalam melakuan persiapan atau inisialisasi Fedora yang akan dipasang database Oracle 10g/11g, saya mencoba membuat urutan itu dalam sebuah script sederhana. Berikut adalah script yang saya coba buat dan sudah saya gunakan untuk mempercepat proses inisialisasi tersebut (jalankan sebagai user root):

#!/bin/sh
cp sysctl.conf /etc/sysctl.conf
/sbin/sysctl -p
cp limits.conf /etc/security/limits.conf
cp login /etc/pam.d/login
cp config /etc/selinux/config
yum install binutils libaio libaio-devel ksh sysstat unixODBC unixODBC-devel compat-libstdc++-33
echo -e "paket tambahan telah diinstall\n"
groupadd oinstall
groupadd dba
groupadd oper
groupadd asmadmin
useradd -g oinstall -G dba,oper,asmadmin oracle
echo -e "masukkan password untuk user oracle.\n"
passwd oracle
mkdir -p /u01/app/oracle/product/11.2.0/db_1
chown -R oracle:oinstall /u01
chmod -R 775 /u01
cp redhat-release /etc/redhat-release
cp bash_profile /home/oracle/.bash_profile
chown oracle:oinstall /home/oracle/.bash_profile

letakkan file yang kita beri nama preinstall.sh ini ke dalam sebuah folder, dan letakkan pula file-file pendukung lain ke dalam folder tersebut. Adapun file-file pendukung lain antara lain :

Semoga membantu.

Paint.NET di Linux


Tidak dapat dipungkiri, Mono Project dari Novell menjadikan Linux memiliki banyak kemampuan yang tidak ditemukan di Windows. Dalam mindset saya,ketika berbicara OpenSource, kita tidak sedang dalam rangka membandingkan atau menonjolkan antara produk Linux dan Windows. Banyak hal dan aspek diluar itu yang lebih penting. Semangat OpenSource saat ini diuji dengan munculnya produk-produk closed source yang juga menawarkan kemampuan serupa dengan produk OpenSource. OpenSource adalah semangat.

Kembali ke judul. salah satu produk yang dikembangkan di atas VM Mono adalah Paint.NET Mono yang merupakan sebuah produk image manipulator yang sederhana dan mudah digunakan. Versi pure Windowsnya bernama Paint.NET. Paint.NET Mono saat ini didistribusikan dalam bentuk source code yang harus kita kompilasi sendiri. Namun untuk versi Ubuntu/Debian sudah tersedia beberapa paket biner yang siap pake. Dengan aplikasi ini, saya merasa lebih mudah dalam memanipulasi sebuah file gambar, walaupun memang kualitas dan kesempurnaan manipulasi masih baik GIMP. Tapi setidaknya aplikasi ini juga menawarkan fasilitas serupa dan memberikan kemudahan dalam pemakaiannya. Di bawah ini adalah contoh tangkapan layar Fedora saya yang sedang menjalankan Paint.NET Mono.

Screenshot-112112-dd.jpg (60%) - Paint.NET v3.0 (Final Debug build 3.0.3559.17957)

Antara Fedora, Wine dan Game


Liburan lebaran kemarin, di satu hari tertentu saya telah mencoba memasang game-game lawas (yang jalan di Windows 95/98) untuk dapat dijalankan di atas Wine 1.1.29. Game-game tersebut antara lain: Commandos: Behind Enemy Line, MDK2, SEGA Virtual Cop 2, SEGA the House of the Death, dan Microsoft Age of Empire II: The Age of King. Semua game tersebut dapat jalan baik di Windows, kalaupun masalah sound yang tidak keluar, seperti pada game Microsoft Age of Empire II. Beberapa permainan lain juga sempat saya coba, seperti StarCraft dan V-Rally 2, dimana keduanya tidak dapat dijalankan di Wine 1.1.29. Masih ada banyak game di Windows 95/98 yang perlu di coba juga di Wine. Tapi setidaknya kita bisa nyatakan bahwa di Linux, kita juga dapat bermain beberapa game Windows. Beberapa foto layar Fedora saya yang menangkap beberapa permainan yang jalan di Wine atau permainan yang memang murni untuk Linux dapat dilihat di picasaweb saya.

Fedora is great

Menunggu sang Leonidas


Sepertinya saya seorang penunggu berat Fedora 11 yang akan di release 26 Mei 2009 nanti. Saya akan rela untuk fresh installation di harddisk saya. Pasalnya ada beberapa feature yang menarik buat saya di Fedora 11 yang saya yakin akan diikuti oleh distro lain (ciri khas fedora tho — setahu saya):

  • ext4 akan jadi default filesystem
  • netbeans 6.5 sudah menjadi paket terintegrasi
  • dapat membaca fingerprint
  • X server update ke versi 1.6
  • rpm ke versi 4.7
  • punya thunderbird 3 (sayang saya sekarang sudah migrasi ke evolution)
  • python 2.6
  • punya power management yang lebih baik (saya harap fungsi sleep tidak buat freeze notebook saya lagi)
  • ada OpenChange yang kompatible dengan MS Exchange
  • punya mode minimal installation yang memang kecil ukurannya
  • Gnome 2.2.6 dan KDE 4.2
  • punya IntelKMS untuk mendukung modeSetting bagi intel vga chipset agar boot dengan plugin plymouth bisa lebih leluasa (Intel Corporation Mobile 4 Series di notebook saya belum bisa didukung di fedora 10)

Mari kita tunggu! Nah… tentang arti dari codename Fedora 11 yaitu Leonidas dapat disimak di http://truthhappens.redhat.com/2009/01/15/fedora-looking-for-leonidas-art/.