Mencoba Belajar ERP


Ada hal menarik yang menurut hemat saya dapat dilakukan bagi orang-orang TI dalam hal penerapan suatu produk ERP. Peran tersebut antara lain: mengembangkan sendiri sistem ERP dalam negeri (from scratch), atau menerapkan dan atau memodifikasi dari produk ERP yang sudah ada (istilah kerennya adalah customize).

Dari beberapa produk ERP yang saya kenal, antara lain mySAP, Oracle Financial (keduanya proprietary product), ADempiere, atau Openbravo (keduanya opensource), untuk produk ERP OpenSource lebih cocok memang digunakan untuk lingkungan UKM atau SME, sedangkan untuk ERP proprietary lebih disukai oleh perusahaan-perusahaan yang besar. Dari kedua kelompok produk ERP tersebut, bagi saya pribadi dalam proses pembelajaran penerapan ERP, saya lebih cenderung menyukai produk ERP OpenSource, karena saya dapat mengeksplorasi lebih leluasa dan arsitektur yang digunakan masih dapat saya tangkap, tanpa perlu kursus :D. Mungkin bagi rekan-rekan yang ingin terjun ke ERP, mungkin dapat mencoba cara ini, yaitu dengan memulai dari sistem ERP yang tidak begitu besar. Dan satu hal lagi, sebelum memulai mencoba menggunakan produk ERP, alangkah baiknya jika belajar terlebih dahulu tentang Akuntansi (mulai saja dengan Akuntansi Keuangan), proses produksi, proses procurement, proses penjualan, inventori dan workflow lainnya yang terkait dengan kontrol dan aliran keuangan dalam suatu bisnis. Dalam hal ini memang harus bekerja sama dengan orang Akuntansi.

Karena ujung-ujungnya aliran informasi dan kontrol (workflow) bermuara pada general ledger (akuntansi), maka tentunya dibutuhkan orang yang mengerti betul tentang akuntansi dan sistem keuangan dari perusahaan yang akan atau sedang menggunakan produk ERP. Menurut saya sangat sulit bagi orang non Akuntansi untuk dapat berperan di dalam bagian ini, harus orang Akuntan.

Dengan demikian, menurut saya pembagian peran menjadi jelas antara orang Akuntansi dan TI (atau lainnya) dalam hal penerapan ERP dalam suatu perusahaan. Dengan kata lain, keduanya harus ada dan saling bekerja sama untuk dapat menerapkan ERP pada sistem organisasi atau perusahaan.

Iklan

Produk ERP OpenSource


Saat ini saya sedang mengkaji pemakaian OpenBravo sebagai salah satu kemungkinan produk ERP opensource di salah satu client saya. Di satu sisi, apa yang sedang saya lakukan ini adalah sebuah uji coba untuk dapat menemukan sebuah metodologi yang “pas” untuk dapat saya gunakan nantinya. Di sisi lain, saya ingin sekali menjadi “duta” OpenBravo” di Indonesia (if that is possible). Terlalu tinggi mungkin harapannya, tapi saya ingin menyebarkan informasi alternatif sebuah produk ERP yang jauh lebih kompetitif dan tidak kalah baiknya dengan produk-produk ERP komersial lain, seperti mySAP, Oracle Apps, Microsoft Axapta, dan saudara-saudaranya. Saya kira perlu adanya keseimbangan, karena keseimbangan memberikan sesuatu yang lebih indah.

OpenBravo di bangun di atas J2EE dengan database yang didukung (default) adalah Oracle atau PostgreSQL. Jika produk ini digunakan oleh UKM, sangatlah baik dan sangat murah. Aplikasi yang dapat kita akses dari browser web ini sangat mudah instalasi dan pemakaiannya. Selain itu, tersedia cukup dokumentasi yang sangat membantu kita sebagai orang pemula di bidang ERP untuk mengetahui cara pemakaiannya. Tidak terlalu “njelimet” dengan aturan-aturan yang ketat seperti yang saya jumpai di mySAP atau Oracle Financial ataupun Compiere (dan turunannya). Dibanding dengan TinyERP, saya lebih menyukai OpenBravo karena lebih presentatif untuk penerapan sebuah ERP. TinyERP sendiri juga menggunakan PostgreSQL sebagai databasenya, dan bahasa pemrograman yang digunakannya adalah python. Anda dapat mencobanya di lingkungan Linux ataupun Windows.

Melihat dari sisi pasar sendiri, makin banyak perusahaan-perusahaan dari skala menengah sampai ke enterprise yang mulai mempercayakan aliran-aliran bisnisnya pada produk-produk ERP yang ada dipasaran, baik opensource maupun tidak. Kondisi ini dapat membawa “hawa” kebutuhan SDM yang sedikit bergeser. Mungkin, jika dulu, banyak perusahaan yang butuh programmer untuk membangun aplikasi bisnis mulai dari scratch (awal), tapi sekarang banyak dibutuhkan “konsultan-konsultan” produk ERP, yang mungkin kita sering mendengar konsultan mySAP, konsultan Axapta, konsultan Oracle Apps, dsb. Konsultan-konsultan ini bertanggung jawab atas penerapan produk ERP di suatu perusahaan, baik dari analisis bisnis dan existing system sampai dengan customization-nya., jika diperlukan. Masing-masing produk menawarkan tingkat customization yang beragam dengan bahasa yang beragam juga, ada ABAP, Java, PL/SQL, VB.NET, dan sebagainya. Inilah kondisi yang ada saat ini, dan jika Anda ingin terjun ke dunia ERP, mau tidak mau, suka dan tidak suka, kuasai salah satu produk, ambil ujian sertifikasinya, papan pengumuman tentang kualifikasi Anda di web site atau di LinkedIn.com atau VisualCV.com, dan selanjutnya …. just try to wondering about it…