Terganggu dengan panggilan dari sales?


Secara tidak langsung, sebenarnya kita mempersilahkan pihak-pihak lain mendapatkan secara mudah nomor telepon genggam kita. Bisa jadi pihak tersebut tidak kita inginkan untuk mengetahuinya, misalnya agen kartu kredit, agen asuransi, Membership, dan sebagainya. Salah satu akibat tidak langsung dari tindakan tersebut adalah sewaktu-waktu ada telepon masuk dari nomor yang tidak pernah kita kenal, karena tidak tercatat di buku telepon. Dan setelah diterima, ternyata dari agen penjual asuransi, investasi, tawaran produk, dan sebagainya. Dan yang lebih membuat kita jengkel adalah bagaimana mereka dapat mengetahui nomor telepon genggam kita padahal tidak pernah kita beritahukan.

Whoscall
Mohon maaf, bukannya tidak ingin menyudutkan pihak agen yang telah melakukan tugasnya tersebut. Namun jelas-jelas, kondisi tersebut tidak membuat nyaman, setidaknya bagi saya. Sehingga, dengan masalah yang saya hadapi tersebut, akhirnya saya memasang sebuah aplikasi dan layanan Whoscall di perangkat telepon genggam saya. Aplikasi ini memberikan fungsi yang sangat membantu saya untuk mendeteksi siapakah yang sedang memanggil. Yang menarik adalah, dengan layanan sinkronisasi Whoscall, kita langsung dapat mengetahui yang sedang memanggil apakah dari Sales A, Sales B, atau yang lainnya. Selain itu, Whoscall dapat kita minta untuk langsung memblokir semua nomor-nomor yang sudah kita kategorikan untuk di blok. Inilah yang membuat sangat terbantu untuk “menghindar” dari panggilan yang tidak kita harapkan.

Google Now Launcher di Android 6 kuras bateri?


Di awal oktober 2015 lalu, piranti telepon Nexus 5 saya mendapat update Android 6 (Marshmallow). Secara awan, tidak ada perbedaan mencolok untuk tampilan. Namun jika dilihat pada Settings, saya mendapati beberapa menu baru, seperti sudah diulas di androidpit.com, android geeks, dan banyak lainnya. Saya tidak akan mengungkapkan ulang tentang kapasitas dan fasilitas baru dengan adanya Android 6 tersebut.

Setting Android 6

Pengalaman awal menggunakan Android 6 ini adalah bateri perangkat saya cepat sekali habis. Sudah saya lakukan beberapa cara untuk mencoba menghemat bateri. Padahal, di Android 6 ada kemampuan penghematan bateri “pintar” yang disebut dengan Doze. Beberapa cara yang pernah saya lakukan adalah berpindah ke koneksi WiFi (jika ada) dan mematikan koneksi data 3G, mematikan background process, mengaktifkan aplikasi  yang penting, hanya install Facebook Lite, mengurangi item-item sinkronisasi otomatis. Namun semua usaha tersebut seperti sia-sia. Bateri tetap cepat terkuras. Apakah karena ada whatsapp, line, twitter?

Kemudian saya coba cara lain, yaitu memasang Nova launcher, untuk menggantikan Google Now launcher. Cara ini ternyata membuat bateri saya menjadi cukup efisien. Sehingga muncul pertanyaan saya apakah karena memang Google Now launcher tidak “sehat” untuk dijalankan bersama Android 6 di Nexus 5? Mungkin saja. Dan pada akhirnya, sampai saat ini saya cukup menggunakan Nova launcher.

Nova launcher on Android 6

Mengirim Pesan Secara Terjadwal


Pada akhirnya saya mendapatkan satu aplikasi untuk Android yang dapat menjawab kebutuhan saya terhadap pengiriman pesan yang sesuai dengan waktu diinginkan. Aplikasi ini bernama Schemes yang dibuat oleh OX Apps. Pengiriman pesan yang dapat dijadwalkan oleh aplikasi ini, antara lain: SMS, Twitter, Facebook, dan email menggunakan GMail. Hal menarik lainnya adalah, kita juga dimungkinkan mengirimkan satu pesan yang sama melalui keempat perantara tersebut secara bersama-sama.

Schemes

 

Setiap pesan yang kita kirimkan melalui Schemes akan disimpan sebagai sebuah bentuk history yang tentu saja dapat kita kelola. Schemes disediakan secara gratis, dan tidak mengandung Ads (iklan).

Cara Sinkronisasi Kontak di Smartphone


Salah satu fungsi yang pasti digunakan setiap pemakai perangkat mobile adalah mengelola data kontak teman-teman atau orang yang kita kenal. Hampir dapat dipastikan pada setiap perangkat mobile yang kita miliki pastinya tersimpan data kontak yang juga dapat berbeda-beda. Dan secara default, setiap sistem operasi pada perangkat smartphone menyediakan layanan sinkronisasi untuk data-data kontak, calendar, task, note, dan sebagainya. Sebagai contoh seluruh data kontak di Android akan disinkronisasikan dengan layanan Google Contact, untuk semua perangkat iDevice berbasis iOS, secara default seluruh data kontak akan disinkronisasikan dengan layanan iCloud. Demikian juga WindowsPhone 7/8 secara default akan tersinkronisasi dengan layanan Outlook online. Blackberry OS juga menyediakan sinkronisasi kontak ke layanan BlackBerry Internet Service. Artinya, jika kamu memiliki keempat perangkat mobile dengan sistem operasi berbeda tersebut, maka secara default kamu juga memiliki empat database kontak yang berbeda-beda. Cukup merepotkan ketika suatu saat kamu membutuhkan mencari kontak seseorang di empat tempat yang berbeda.

Solusi yang paling umum dilakukan adalah menggabungkan seluruh data kontak pada satu tempat saja. Salah satu tempat penyimpanan kontak untuk semua jenis perangkat, antara lain: Google, Yahoo!, atau Outlook.com. Masih ada beberapa layanan pihak ketiga lain yang mencoba menawarkan layanan serupa, seperti Plaxo, Tapp, atau Zoho. Dari semua layanan tersebut, saat ini hanya Google yang tersedia untuk sebagian besar perangkat dan komputer. Untuk itu kali ini kita akan mencoba mengatur Android, iOS, dan Blackberry agar dapat saling mensinkronisasikan data kontak, sehingga pada akhirnya satu perangkat dengan perangkat lain dapat memiliki data kontak yang serupa.

Persiapan

Hal pertama untuk dapat menggunakan layanan Google Contact, kamu harus memiliki akun Google. Setiap akun google, secara default akan memiliki akses ke layanan email, contact, dan task/calendar. Khusus untuk layanan-layanan Google Contact dan Google Calendar, per 30 Januari 2013 Google telah mengganti protokol sinkronisasi dengan Contact dengan CardDAV dan Calendar dengan CalDAV, bukan lagi menggunakan protokol ActiveSync. Sehingga untuk dapat melakukan sinkronisasi data kontak dengan layanan Google Contact, maka kita sebaiknya menggunakan protokol CardDAV.

Sinkronisasi pada BlackBerry

Bagi kamu pengguna BlackBerry, perlu diketahui bahwa sistem operasi BlackBerry versi 5 atau ke atas sudah mendukung sinkronisasi dua arah dengan layanan lain yang menggunakan protokol CardDAV. Baca lebih lanjut

Google Translate Offline


Dengan menggunakan Google Translate di Android, saya dapat mengunduh kamus Inggris-Indonesia secara gratis. Dengan fasilitas offline translation ini, saya tetap dapat menggunakan Google Translate di ponsel Android walaupun dalam kondisi tidak terkoneksi ke Internet. Jika Anda ingin juga memanfaatkan fasilitas ini, siap-siap saja untuk menyediakan ruang penyimpanan sebesar 156 MByte untuk paket translator Indonesia ke Inggris, demikian juga sebaliknya, ditambah dengan satu paket Core Packet Google Translate sebesar 37.97 MByte. Saya tidak tahu apakah dimungkinkan jika file-file tersebut diletakkan pada SDCard External, karena di bagian Settings Google Translate for Android tidak tersedia pengaturan untuk lokasi penyimpanan offline dictionary. Ada cukup banyak bahasa yang tersedia untuk offline dictionary language, sepertinya semua bahasa yang tersedia di Google Translate dapat kita unduh ke ponsel Android kita.

Google Translate Language Offline

Jika Anda membutuhkan fungsi kamus dan atau terjemahan (walaupun sering kacau hasilnya) dari bahasa Inggris ke bahasa Indonesia atau sebaliknya, sepertinya Google Translate dapat menjadi alternatif yang terbaik.

Contacts+


Siapa yang tidak mengenal fasilitas Contacts yang tersedia di setiap perangkat telepon seluler? Dengan fasilitas ini semua data kontak orang-orang yang kita kenal atau yang ingin kita simpan ada di sana. Fungsi pencarian dan speed dial pun teraedia. Bahkan dengan sistem operasi smartphone, seperti Android, iOS, BlackBerry, atau WindowsPhone, kita dapat langsung menghubungi teman melalui layanan media sosial langsung dari Contacts.
Namun sekarang saya membutuhkan fungsi yang lebih lengkap dari fungsi standar sebuah Contacts standar. Salah satu kebutuhannya  adalah saya ingin mengumpulkan semua data kontak yang ada di berbagai media sosial yang saya ikuti. Setiap aplikasi media sosial yang terpasang pada smartphone, pada umumnya tersedia fasilitas untuk sinkronisasi satu arah dengan data kontak di ponsel kita. Selanjutnya dari tiap data akun tersebut saya ingin dapat langsung mengirim pesan ke wall Facebook teman saya atau mention di Twitter langsung dari Contacts.
Setelah mencari-cari, lalu saya mendapati adanya aplikasi Contacts+. Aplikasi ini menyediakan sinkronisasi satu arah dengan kontak Facebook. Selain itu Contacts+ dapat menyediakan akses langsung dengan semua aplikask media sosial yang sudah terpasang di smartphone kita. Fasilitas lain, kita tetap dapat menerima dan mengirim pesan SMS dari Contacts+ selain melakukan panggilan.

Contacts+

Bagi saya Contacts+ saat ini menjawab kebutuhan yang telah saya tuliskan di atas. Semoga juga bermanfaat bagi Anda.

Emulator PSP di Android


Hampir 6 bulan yang lalu, saya menyempatkan diri untuk menelusuri Google Play untuk mencari aplikasi-aplikasi yang menurut saya menarik. Dan saya menemukan semua emulator PSP yang dapat dijalankan di Android, yaitu PPSSPP buatan Henrik Rydgard.  Namun karena saat itu perangkat Android saya tidak mendukung, maka saya tertahan untuk tidak mencobanya. Lalu hari ini, saya tiba-tiba teringat kembali kalau ada aplikasi tersebut (mungkin karena jadwal pendadaran yang banyak hari ini). Dengan modal perangkat yang sudah mendukung, saya pasang PPSSPP ke Android JellyBean+. Setelah terpasang, kemudian saya mencari beberapa file ISO permainan untuk PSP yang tersedia secara gratis di pspshare.org. Setelah file ISO saya copykan ke perangkat Android saya menggunakan AirDroid, selanjutnya saya tinggal menjalankan PPSSPP dan memanggil file ISO tersebut. Whala… akhirnya saya dapat memainkan permainan PSP di Android. Walaupun masih terbatas kemampuannya, namun untuk beberapa aplikasi PSP “kecil” sudah cukup berjalan baik. Namun sayangnya ketika saya coba jalankan, PPSSPP sedikit menyedot baterai saya, maklum mungkin perlu kerja keras untuk dapat menyediakan lingkungan eksekusi yang serupa dengan PSP.

PPSSPP