Terganggu dengan panggilan dari sales?


Secara tidak langsung, sebenarnya kita mempersilahkan pihak-pihak lain mendapatkan secara mudah nomor telepon genggam kita. Bisa jadi pihak tersebut tidak kita inginkan untuk mengetahuinya, misalnya agen kartu kredit, agen asuransi, Membership, dan sebagainya. Salah satu akibat tidak langsung dari tindakan tersebut adalah sewaktu-waktu ada telepon masuk dari nomor yang tidak pernah kita kenal, karena tidak tercatat di buku telepon. Dan setelah diterima, ternyata dari agen penjual asuransi, investasi, tawaran produk, dan sebagainya. Dan yang lebih membuat kita jengkel adalah bagaimana mereka dapat mengetahui nomor telepon genggam kita padahal tidak pernah kita beritahukan.

Whoscall
Mohon maaf, bukannya tidak ingin menyudutkan pihak agen yang telah melakukan tugasnya tersebut. Namun jelas-jelas, kondisi tersebut tidak membuat nyaman, setidaknya bagi saya. Sehingga, dengan masalah yang saya hadapi tersebut, akhirnya saya memasang sebuah aplikasi dan layanan Whoscall di perangkat telepon genggam saya. Aplikasi ini memberikan fungsi yang sangat membantu saya untuk mendeteksi siapakah yang sedang memanggil. Yang menarik adalah, dengan layanan sinkronisasi Whoscall, kita langsung dapat mengetahui yang sedang memanggil apakah dari Sales A, Sales B, atau yang lainnya. Selain itu, Whoscall dapat kita minta untuk langsung memblokir semua nomor-nomor yang sudah kita kategorikan untuk di blok. Inilah yang membuat sangat terbantu untuk “menghindar” dari panggilan yang tidak kita harapkan.

Iklan

Terima kasih kepada #Pocket dan #Readability


Menjelajah berbagai situs web di Internet menggunakan web browser, baik di piranti smartphone, phablet, tablet, notebook, desktop, menjadi sebuah kegiatan yang dapat dipastikan akan dilakukan semua pengguna Internet. Salah satu kebutuhan yang muncul dari kegiatan tersebut adalah bagaimana agar semua tautan yang menarik untuk kita kunjungi kembali di lain waktu dapat tersinkronisasi dengan mudah. Tujuan dengan sinkronisasi ini tentunya agar dapat kita akses kembali menggunakan piranti-piranti yang kita miliki, kapanpun dan di manapun. Ini telah menjadi kebutuhan dasar, setidaknya bagi diri saya sendiri. Dengan fasilitas layanan penyimpanan di cloud yang disediakan oleh masing-masing web browser (apapun itu, baik Chrome, Firefox, Edge, Opera, Safari), sebetulnya telah menjawab kebutuhan tersebut. Namun, setidaknya bagi saya yang suka gonta-ganti web browser, masih diperlukan layanan sinkronisasi satu atap untuk semua browser tersebut.

Dari berbagai pilihan yang ada, misalnya Evernote, Pocket,  digg, dan fasilitas bookmarking lainnya, saya akhirnya jatuh hati pada Pocket. Seluruh web browser yang saya gunakan sudah pasti terpasang Pocket, apalagi Firefox sudah menjadikan Pocket sebagai salah satu layanan default untuk bookmarking.

Kebutuhan lain adalah ekstraksi bagian isi dari suatu halaman web, khususnya blog dan artikel. Seringkali ketika mengunjungi suatu laman yang berisi artikel, dan itu menarik untuk saya baca lagi di waktu lain, maka muncul kebutuhan agar yang saya simpan dan akan terbaca lagi di kemudian waktu, hanyalah cukup isinya, tidak perlu seluruh laman dengan berbagai layout, gambar, style. Sekali lagi Evernote telah menyediakan layanan tersebut, namun terasa dengan keterbatasan penyimpanan dan kompleksitas layanan, membuat saya beralih ke Readability. Readability juga telah terpasang sebagai add-on atau extention di web browser yang saya gunakan. Layanan ini sangat membantu saya untuk dapat terus melakukan aktifitas membaca dari berbagai artikel yang saya temukan, tanpa harus mengunjungi laman web sumbernya.

Thanks to #Pocket and #Readability.

Google Now Launcher di Android 6 kuras bateri?


Di awal oktober 2015 lalu, piranti telepon Nexus 5 saya mendapat update Android 6 (Marshmallow). Secara awan, tidak ada perbedaan mencolok untuk tampilan. Namun jika dilihat pada Settings, saya mendapati beberapa menu baru, seperti sudah diulas di androidpit.com, android geeks, dan banyak lainnya. Saya tidak akan mengungkapkan ulang tentang kapasitas dan fasilitas baru dengan adanya Android 6 tersebut.

Setting Android 6

Pengalaman awal menggunakan Android 6 ini adalah bateri perangkat saya cepat sekali habis. Sudah saya lakukan beberapa cara untuk mencoba menghemat bateri. Padahal, di Android 6 ada kemampuan penghematan bateri “pintar” yang disebut dengan Doze. Beberapa cara yang pernah saya lakukan adalah berpindah ke koneksi WiFi (jika ada) dan mematikan koneksi data 3G, mematikan background process, mengaktifkan aplikasi  yang penting, hanya install Facebook Lite, mengurangi item-item sinkronisasi otomatis. Namun semua usaha tersebut seperti sia-sia. Bateri tetap cepat terkuras. Apakah karena ada whatsapp, line, twitter?

Kemudian saya coba cara lain, yaitu memasang Nova launcher, untuk menggantikan Google Now launcher. Cara ini ternyata membuat bateri saya menjadi cukup efisien. Sehingga muncul pertanyaan saya apakah karena memang Google Now launcher tidak “sehat” untuk dijalankan bersama Android 6 di Nexus 5? Mungkin saja. Dan pada akhirnya, sampai saat ini saya cukup menggunakan Nova launcher.

Nova launcher on Android 6