Minimalisasi Fedora untuk Oracle XE 11gR2


Sampai saat ini Oracle belum ada niatan untuk mengeluarkan produk Oracle XE dengan target sistem operasi Mac OS X, padahal Oracle telah mengeluarkan Oracle 10g untuk Mac OS. Terpaksa, untuk dapat mencoba Oracle XE 11g R2 di Mac OS X, kita harus memasang produk virtual machine, seperti VirtualBox. VirtualBox merupakan virtual mesin yang umum digunakan di lingkungan komputer desktop, dan tersedia untuk beberapa sistem operasi Host, seperti Mac OS X.

Kali ini, saya ingin berbagi tentang pengalaman saya memasang OracleXE 11gR2 di VirtualBox dengan hostnya adalah Mountain Lion dan guestnya adalah Fedora 18. Oleh karena Oracle XE 11gR2 untuk Linux hanya tersedia untuk 64 bit, maka saya juga harus menggunakan Fedora 18 versi 64 bit. Untuk paket VirtualBox, saya memasang versi terakhir saat tulisan ini saya buat, yaitu versi 4.2.10. Setelah terpasang, saya juga memasang paket extention untuk versi yang sama. Untuk memasang paket extention pada VirtualBox, pilihlah menu VirtualBox > Preferences, kemudian klik bagian Extentions. Klik icon penambahan extention, dan silahkan pilih file .ext.

Oleh karena saya akan memasang Fedora 18 sebagai guest, maka saya buat sebuah konfigurasi VM baru dari icon New. Dari pilihan guest yang ada, saya pilih Linux sebagai sistem operasi guest dan Fedora untuk distronya. Saya buat ukuran memorinya adalah 1 GB dengan virtualbox disk sebesar 8 GB. Ukuran 8 GB ini saya pilih dengan alasan OracleXE 11gR2 membutuhkan swap disk sebesar 2 G dengan ukuran sistem dan databasenya dapat mencapai 4 GB dan untuk Fedora sekitar 1 GB.

Sebelum saya Start virtual machine, saya masukkan terlebih dahulu DVD Fedora 18 dan saya aktifkan properti I/O APIC pada bagian System di Settings untuk VM yang saya buat. Pada saat pemasangan Fedora 18, saya pastikan tidak memilih paket Desktop Environment, dan hanya paket dasarnya saja, yaitu hanya paket Minimal Installation. Untuk layout harddisk, saya tetapkan secara custom dengan memberikan swap sebesar 2 GB dan /boot sebesar 500 MB, sisanya /. Layout ini dapat diperoleh secara otomatis melalui halaman Customize Disk Layout. Dari pemilihan tersebut, terdapat 233 paket yang terpasang, dan kita hanya mendapatkan sebuah tampilan console (tidak ada GUI).

f18_virtualbox

Setelah proses pemasangan minimal Fedora selesai, saya keluar dari VirtualBox, dan DVD saya eject. Selanjutnya, saya jalankan kembali VirtualBox, dan Start untuk Fedora 18 VM. Berikutnya, saya lakukan update untuk paket yang sudah terpasang dari paket Installer Fedora 18. Untuk mempercepat, terlebih dahulu saya pasang paket yum-presto dengan memberikan perintah berikut sebagai root:

# yum install -y yum-presto # yum update -y

Fedora 18 64 Yum Update Selanjutnya, saya pastikan paket-paket yang dibutuhkan oleh Oracle XE 11gR2 sudah terpasang, antara lain: glibc, make, binutils, gcc, libaio. Untuk memastikan ini, saya berikan perintah berikut (dari console):

#yum install unzip net-tools bc make binutils gcc libaio

Setelah terpasang semua, saya juga menonaktifkan se-linux dengan cara mengubah parameter SE_LINUX menjadi disabled pada file /etc/selinux/config. Untuk mendapat kondisi terbaru, saya reboot. Setelah virtual machine Fedora 18 sudah selesai rebootnya, saya perlu mengatur agar dari Mac OS X sebagai Host dapat mengakses menggunakan SSH ke Fedora 18 sebagai Guest. Untuk hal ini, saya mengikuti langkah-langkah yang diuraikan pada forum VirtualBox. Semisal sekarang IP address untuk Fedora 18 Guest saya adalah 192.168.56.101, maka saya copy file oracle-xe-11.2.0-1.0.x86_64.rpm.zip ke Fedora 18 saya dengan perintah :

$ scp oracle-xe-11.2.0-1.0.x86_64.rpm.zip root@192.168.56.101:~

Setelah tercopy ke guest, saya unzip file tersebut dengan perintah:

# unzip oracle-xe-11.2.0-1.0.x86_64.rpm.zip

Hasilnya adalah terbentuk sebuah folder Disk1. Sekarang tinggal kita pasang oracle-xe-11.2.0-1.0.x86_64.rpm dengan perintah

# rpm -ivh oracle-xe-11.2.0-1.0.x86_64.rpm

Dari hasil pemasangan, jika berhasil akan diinformasikan bahwa kita harus menjalankan script /etc/init.d/oracle-xe configure. Langkah ini cukup dilakukan sekali saja setelah pemasangan berhasil. Script tersebut akan menuntun kita untuk menentukan port akses, port listener, dan juga password untuk SYS.

Oracle XE 11gR2 Installation

Sampai di sini, pemasangan dan konfigurasi database Oracle XE 11gR2 telah selesai dan secara otomatis akan dibuatkan akun user baru, yaitu oracle, di Linux tanpa memiliki sub folder di bawah /home. Selanjutnya, oleh karena secara default Oracle APEX yang dibawa dalam paket OracleXE hanya untuk akses lokal saja, maka Oracle menyarankan untuk menonaktifkan hal tersebut dengan cara sebagai berikut :

# sudo su - oracle
$ cd product/11.2.0/xe/bin
$ . ./oracle_env.sh
$ sqlplus / as sysdba
SQL> exec dbms_xdb.setlistenerlocalaccess(false);
SQL> exit
$ exit
# /etc/init.d/oracle-xe stop
# /etc/init.d/oracle-xe start

Setelah saya coba akses dari browser di Mac OS X, ternyata saya tidak dapat mengakses halaman Apex Oracle XE 11gR2. Kemudian saya coba matikan firewall di Fedora dengan perintah berikut:

# systemctl stop firewalld.service

Terhadap firewall, saya menginginkan untuk menonaktifkan secara default, maka saya dapat menggunakan opsi disable berikut:

# systemctl disable firewalld.service

Kemudian saya coba lagi, dan sekarang saya dapat mengakses halaman Apex dari Oracle XE 11gR2. Dari halaman pertama, cobalah masuk ke Administration > Application Express Internal Administration. Masuklah dengan username admin dan password sesuai dengan yang dimasukkan saat configurasi. Kemudian, lakukan pengubahan terhadap password untuk user admin tersebut. Setelah itu, sekarang kita diminta untuk login kembali. Halaman yang kita dapatkan adalah sebuah halaman administrasi untuk Workspace Oracle Apex.

apex_admin

Saya akan melanjutkan pembahasan tentang Oracle XE 11gR2 ini dikemudian hari.

One thought on “Minimalisasi Fedora untuk Oracle XE 11gR2

  1. Ping-balik: Workspace di OracleXE 11g | perihal

Komentar ditutup.