Antara Microsoft, Java dan OpenSource


Microsoft akhirnya join di JavaOne dengan membawa sebuah contoh project StockTrader sebagai kolaborasi .NET dan Java. Seperti dugaan awal ketika Oracle membeli Sun, keikutsertaan Microsoft di ajang JavaOne tentunya sangat dipengaruhi bagaimana kebijakan ambil alih kerajaan Sun oleh Oracle tersebut. Lihat saja bagaimana project opensource StockTrader di ulas. Tidak ketinggalan, Microsoft juga berusaha untuk menggandeng IBM melalui WebSphere-nya.
Menurut saya, dalam kondisi pertumbuhan ekonomi yang merangkak, sangat perlu untuk sebuah Microsoft berfikir ulang untuk bersikap “ekslusif” untuk hanya produknya sendiri. Sebuah calon raksasa lain, yaitu “OracleSun” tentu lebih memiliki kuasa di pasar untuk masa mendatang. Jika Microsoft tetap menyikapi kondisi persaingan dengan “perang dingin”, itu sama saja dengan melumpuhkan diri sendiri.
Sisi lain yang sangat diperhatikan Microsoft adalah model opensource. Model ini betul-betul membuat Microsoft tidak bisa bergaya seperti anak kaya yang bisa melakukan apa saja sendiri. Lihat saja bagaimana strategi Microsoft menggandeng Novell SuSe untuk menguatkan “opini” bahwa Microsoft juga bisa melakukan model OpenSource.
Sepertinya “Oracle Sun” mulai membawa perubahan arah pasar TI dunia. Belum lagi, ada pihak dotcom besar, seperti Google, (bagaimana dengan Yahoo???) juga perlu dipertimbangkan.
Yang jelas, masing-masing memiliki visi dan misi sendiri-sendiri, dan tentu saja masing-masing ingin menapakkan kakinya dimana-mana. Pertarungan dan juga “pertemanan” menjadi sangat perlu bagi semua pihak tersebut, untuk pada akhirnya dapat memberikan sebuah layanan terpadu dan memudahkan bagi semua masyarakat maya di dunia ini, dan siapa tahu juga dapat memberi kesempatan kepada siapa saja, termasuk saya mungking, untuk membuka peluang kesempatan kerja.
Ini hanya pemikiran saya saja yang mencoba melihat dari sudut pandang seorang pemakai akhir. Bagaimana pendapat Anda?