Clustering Alami


Kalau saya amat-amati, metode clustering data mining secara alami sebetulnya talah diterapkan, khususnya di kalangan mahasiswa. Bagaimana mungkin? Semester satu dan dua boleh di katakan terbentuk cluster yang jumlahnya sedikit. Mulai masuk semester tiga, mulai terlihat pembentukan cluster-cluster baru, yang salah satunya dipicu oleh parameter minat, hobi, satu komunitas (sekost misalnya). Dan mulai semester 5/6, saya menilai cluster yang terbentuk sudah “semi” mature. Sehingga kalau mau diamati dengan konsep social networkingnya, kejadian fenomena alam ini menjadi menarik.