Belajar dari kasus YouTube dan Viacom


Bicara tentang hak cipta, terutama terhadap suatu content digital, agaknya memang perlu kehati-hatian. Kasus terakhir antara YouTube dan Viacom (– reuters), yang sudah terjadi sejak awal Maret 2007 dan masih bergulir sampai saat ini, menjadi contoh lagi bagaimana pelanggaran sebuah hak cipta dapat menjadi sebuah senjata ampuh untuk mengambil “harta” milik yang lain dengan memberikan tuduhan pelanggaran hak cipta.

Tuntutan yang dikenakan Viacom kepada YouTube dan Google sebesar 1 miliar dollar ini bukanlah yang pertama terjadi. Banyak kasus pelanggaran hak cipta YouTube ini bergulir dalam tubuh Google dan anak perusahaannya. Walaupun YouTube telah membuang kurang lebih 100.000 video Viacom pada Februari 2007, tapi Viacom masih terus berjuang untuk tuntutannya.

Yang disesalkan Viacom salah satunya adalah gagalnya sistem teknologi identifikasi content (video, suara – mp3, dsb.) yang disediakan oleh YouTube. Seharusnya dengan sistem canggih tersebut, sistem YouTube secara otomatis dapat mengetahui content mana yang saja yang harus diperhatikan hak ciptanya. Berdasar berita dari cnn, hakim distrik US memutuskan untuk mengijinkan Viacom membaca log akses YouTube, yang ukurannya sebesar 12 TB, sejajar dengan 12 juta buku. Gile aja…

Sebeginikah besar efek samping dari hak cipta? Pada akhirnya, karena YouTube merupakan layanan pusat data video stream public terbesar, maka memang perlu untuk menerapkan identifikasi media mana yang boleh dan mana yang tidak boleh untuk public. Artinya, perlu sebuah metode/algoritma yang lebih mapan untuk hal ini. Yang jago-jago multimedia dan matematika mungkin bisa berperan…

One thought on “Belajar dari kasus YouTube dan Viacom

  1. salam kenal pak budi
    webnya keren dan informatif sekali…saya mau konsultasi degan pak budi neh..boleh kan pak….saya sedang ingin belajar erp open bravo..saya sudah mendownload aplikaisnya..tapi saya bermasalah dengan instalasinya…apalagi pada saat diminta java stack directorynya…mohon petunjuknya untuk instalasi openbravo dari a-z..
    terima kasih pak budi, mohon direply….

Komentar ditutup.