BBM Naik..Green IT wajib…


Dari informasi yang disampaikan kemarin sore di media masa, disinyalir bahwa BBM (Bahan Bakar Minyak) akan naik (Ada Sinyal 1 Juni BBM NaikKompas.com). Menurut saya sendiri, kenaikan ini harus diterima dan didukung, walaupun kita harus menghadapi kenaikan harga yang lainnya juga. Bagaimana lagi? Saya sendiri harus mengubah gaya hidup untuk lebih berhemat.

Apakah mungkin berhemat di bidang TI (Teknologi Informasi)? Sangat mungkin. Pada kenyataannya dari hasil survey yang dilakukan IDC dalam penelitian Green IT menyatakan sebagai berikut :

  • Over 50% of customers consider IT vendors’ “greenness” when selecting a supplier.
  • One-third of customers already consider it “important” to “very important” that IT suppliers have green offerings.
  • Almost 80% of executives say that Green IT is growing in importance for their organization.
  • The #1 driver for Green IT adoption is economic – to reduce operational costs.

Karena IT menggunakan tenaga listrik, ketika penerapan IT dapat diatur dalam pemakaiannya, secara tidak langsung pasti akan mengurangi beban pemakaian listrik. Layar LCD dapat mengurangi pemakaian listrik hampir 5-10% daripada pemakaian monitor CRT (tabung), dan tentu saja pemakaian LCD dapat lebih menyehatkan mata. Saya membayangkan, jika seandainya kita semua dapat mengurangi waktu pemakaian piranti elektronik, termasuk IT, untuk bermain game misalnya, pasti juga dapat mengurangi pemakaian tenaga listrik. Akhirnya…para produsen/vendor dipaksa juga untuk mengeluarkan inovasinya untuk menghasilkan produk yang ramah lingkungan dan hemat. Mari kiat belajar bergaya hidup hemat.