Seminggu setelah di release, akhirnya saya putuskan juga untuk melakukan fresh install Fedora 9 di komputer saya. Backup email, database, dokumen saya lakukan. Proses instalasi dari CD pun dimulai. Seperti halnya instalasi Windows, instalasi distro Fedora 9 juga sangat mudah (The Perfect Desktop - Fedora 9). Untuk lebih memudahkan saya, saya menggunakan arahan yang ditulis oleh my-guides.net.

Setelah selesai instalasi, saya mencoba melakukan instalasi Netbeans 6.1 dengan kondisi saya mengaktifkan gnome-compiz dan menggunakan jdk 1.5_12 dari sun. Ternyata gagal! Selidik punya selidik, pada paket Fedora 9 ini sudah disertakan OpenJDK. Saya pasang OpenJDK, akhirnya instalasi Netbeans 6.1 berjalan lancar.

Tambahan lain yang saya lakukan adalah memasang Avant Window Navigator (yum install avant-window-navigator awn-extras-applets). Yang menarik dari versi awn 0.2.6.8 ini adalah adanya applet yang memberikan daya tarik luar biasa. Salah satunya yang menarik saya adalah applet stack yang mirip seperti Mac Panther.

Untuk lingkungan pemrograman baru, saya menambah gambas2 yang memberikan lingkungan ide yang lebih atraktif dan menarik seperti halnya VB 6. Alasan utama bagi saya sendiri mengapa menggunakan gambas sebagai alternatif pemrograman di lingkungan linux adalah karena saya dahulu programmer VB6 :D . Gambas memberikan kemudahan yang serupa bagi saya untuk mengembangkan program di lingkungan linux. Sangat menarik. Saat ini saya masih belum tertarik untuk menggunakan mono, salah satu alasannya adalah mono masih belum stabil dan masih lambat. Tapi siapa tahu suatu saat akan menarik, karena saya juga sedang belajar menggunakan VB .NET :D, selain java sebagai bahasa pemrograman utama saya.

Ada lagi yang menjadi perhatian saya adalah ketika memasang VMWare Player 2.0.3 di FC9. Ketika saya berada di FC8, dengan menggunakan patches 1.1.6 tidak ada masalah karena waktu itu kernel yang ada 2.6.24.x-x. Begitu di FC9, kernel terbaru yang saya dapat adalah 2.6.25.3. Menurut forum VMWare saya harus harus mengunduh patches 1.1.7 (silahkan download), lalu menjalankan script yang tersedia runme.pl. Setelah selesai, semuanya lancar saja.

Tanggal 13 Mei nanti, Fedora 9 final release (dengan code name Sulphur) akan diluncurkan ke publik, berarti kurang lebih hamppi 5+ bulan sejak Fedora 8 diluncurkan. Yang menjadi ciri khas dari Fedora untuk setiap release-nya adalah tampilan artwork baru yang lebih menawan. Pada Fedora 8 kita sudah menikmati stabilnya Compiz Fuzion dan GL Desktopnya, yang menjadikan desktop kita menjadi sangat sangat indah dan atraktif, dengan kemampuan Desklet yang dapat kita pasang di desktop kita. Tapi yang menjadi masalah adalah, termasuk di notebook saya juga, waktu startup X.org dan Fuzion menjadi terasa agak lama. Untuk itulah pada Fedora 9, akan disertakan sebuah paket yang disebut One Second X, yaitu membuat X window kita dapat startup kurang lebih dalam waktu hanya 1 detik.

Paket lain yang sangat menarik untuk kita nikmati adalah dukungan ke sistem file ext4 yang menawarkan kemampuan yang lebih baik daripada ext3, salah satunya kita akan mendapat jaminan journal checksum yang lebih baik, kecepatan akses, dapat menampung lebih dari 32000 subdirektori.

Yang tidak kalah menarik lagi adalah disertakan sebuah Network Manager baru yang mendukung Mobile Broadband, seperti GSM dan CDMA, jadi kita bisa lebih mudah dalam pemakaian GSM/CDMA modem untuk membuat koneksi ke Internet. Sepertinya Fedora 9 akan menyediakan segala kemudahan yang tidak kalah dengan sistem operasi lainnya. Hmm…siap-siap untuk upgrade kembali padahal baru 3 bulan saya upgrade dari Fedora 7 ke Fedora 8. Yah yang penting Fedora selalu fresh dan semakin asik aja.

Next Page »