Tertegun juga melihat (walaupun tidak seluruhnya) tayangan langsung tentang “Kuliah Umum” Bill Gate di Indonesia, apalagi ditemani bapak Presiden RI. Sepertinya bapak Bill Gate ini kedudukannya serupa dengan Presiden negara tetangga, dan tidak hanya itu dari informasi yang direlease detik.com, peserta yang ingin mendengar atau melihat secara langsung bapak Bill Gate ini ternyata berjibun banyaknya.
Bapak Bill Gate memang punya kharisma, punya daya tarik tersendiri, dan saya pikir untuk itulah Microsoft cukup disegani. Waktu bapak Stallman datang ke sini, seingat saya tidak sampai ditemani bapak Presiden RI ya? (kalau salah mohon dikoreksi). Hmm…kalau seandainya bosnya dari vendor lain seperti Oracle, Cisco, IBM datang ke Indonesia kira-kira disambut seperti ini tidak ya?
Seperti yang ditulis oleh detik.com dengan tajuk “Tawarkan Software Baru Gratis, Gates Minta Syarat“, bapak Menteri Pendidikan kita akhirnya berujar:
“Jadi kalau dibantu, anak-anak kita nanti (takutnya) jadi terbiasa dengan Microsoft nanti saat lulus. Itu artinya saya sudah bantu jadi marketing mereka. Ha..ha..ha…,” gelak Bambang.
Setuju pak Bambang, bagaimanapun juga ketika dari kecil dibiasakan untuk hanya tahu pada satu produk, hal itu seperti menanamkan filosofi bahwa kalau tidak menggunakan produk Microsoft rasanya hambar. Kasihan khan generasi kita nanti… Kita tetap perlu menjaga keseimbangan ekosistem TI….









