Tidak dapat dipungkiri, Mono Project dari Novell menjadikan Linux memiliki banyak kemampuan yang tidak ditemukan di Windows. Dalam mindset saya,ketika berbicara OpenSource, kita tidak sedang dalam rangka membandingkan atau menonjolkan antara produk Linux dan Windows. Banyak hal dan aspek diluar itu yang lebih penting. Semangat OpenSource saat ini diuji dengan munculnya produk-produk closed source yang juga menawarkan kemampuan serupa dengan produk OpenSource. OpenSource adalah semangat.

Kembali ke judul. salah satu produk yang dikembangkan di atas VM Mono adalah Paint.NET Mono yang merupakan sebuah produk image manipulator yang sederhana dan mudah digunakan. Versi pure Windowsnya bernama Paint.NET. Paint.NET Mono saat ini didistribusikan dalam bentuk source code yang harus kita kompilasi sendiri. Namun untuk versi Ubuntu/Debian sudah tersedia beberapa paket biner yang siap pake. Dengan aplikasi ini, saya merasa lebih mudah dalam memanipulasi sebuah file gambar, walaupun memang kualitas dan kesempurnaan manipulasi masih baik GIMP. Tapi setidaknya aplikasi ini juga menawarkan fasilitas serupa dan memberikan kemudahan dalam pemakaiannya. Di bawah ini adalah contoh tangkapan layar Fedora saya yang sedang menjalankan Paint.NET Mono.

Screenshot-112112-dd.jpg (60%) - Paint.NET v3.0 (Final Debug build 3.0.3559.17957)

Liburan lebaran kemarin, di satu hari tertentu saya telah mencoba memasang game-game lawas (yang jalan di Windows 95/98) untuk dapat dijalankan di atas Wine 1.1.29. Game-game tersebut antara lain: Commandos: Behind Enemy Line, MDK2, SEGA Virtual Cop 2, SEGA the House of the Death, dan Microsoft Age of Empire II: The Age of King. Semua game tersebut dapat jalan baik di Windows, kalaupun masalah sound yang tidak keluar, seperti pada game Microsoft Age of Empire II. Beberapa permainan lain juga sempat saya coba, seperti StarCraft dan V-Rally 2, dimana keduanya tidak dapat dijalankan di Wine 1.1.29. Masih ada banyak game di Windows 95/98 yang perlu di coba juga di Wine. Tapi setidaknya kita bisa nyatakan bahwa di Linux, kita juga dapat bermain beberapa game Windows. Beberapa foto layar Fedora saya yang menangkap beberapa permainan yang jalan di Wine atau permainan yang memang murni untuk Linux dapat dilihat di picasaweb saya.

Fedora is great

Selama ini saya menggunakan kunci sertifikat dari CAcert.org. Lalu dari teman saya, Willy SR, ada informasi ada plugin Firefox bernama FireGPG yang dapat kita gunakan juga untuk gmail email sign. Akhirnya saya mencoba membuat kunci dengan GnuPGP. Namun setiap kali saya generate key dengan perintah gpg –gen-key, selalu muncul error seperti pada judul tulisan ini. Selidik punya selidik, ternyata ada satu file bernama secring.gpg dalam folder .gnupg yang ownernya masih root :D . Setelah saya ubah ownernya menjadi milik saya, generate key berhasil. Ini pengalaman saya hari ini.

This note is just for my “bookmark”, specially about information extraction. I take this from “Information Extraction: Algorithms and Prospects in a Retrieval Context” books by Marie-Francine Moens, p. 70 – 71.

A classification scheme describes the semantic distinctions that we want to assign to the information units and to the semantic relations between these units. The set can have the form of a straight list, for instance, when we define a list of named entity classes to be identified in a corpus. Or, the scheme can be characterized by its own internal structure. It might
represent the labels that can be assigned to entities or processes (the entity classes), the attribute labels of the entity classes, the subclasses and the semantic relations that might hold between instances of the classes, yielding a real semantic network. In addition, this scheme preferably also integrates the constraints on the allowable combinations and dependencies of the semantic labels.

Semantic labels range from generic labels to domain specific labels. One can define all kinds of semantic labels to be assigned to information found in a text that is useful in subsequent information processing tasks such as information retrieval, text summarization, data mining, etc. Their definition often relies on existing taxonomies that are drafted based on linguistic or cognitive theories or on natural relationships that exist between entities. In case of a domain specific framework of semantic concepts and their relations we often use the term ontology.

Untuk mengatur Oracle Network Service, kita dapat menggunakan beberapa alat bantu yang telah tersedia, antara lain: netca, netmgr, enterprise manager atau bahkan text editor sekalipun. Ketika kita melakukan konfigurasi Oracle Network Service dengan menggunakan Enterprise edition, terutama untuk pengaturan Listener, kita akan mendapati kesalahan seperti pada gambar di bawah ini :

ErrorListenerEMSetelah mencari-cari di forums.oracle.com, ditemukan ada satu solusi yaitu:

  • buka file $ORACLE_HOME/network/tools/NetProperties
  • beri tanda komentar (#) pada baris INSTALLEDCOMPONENTS=ORACLENET

Coba lakukan hal yang sama di Enterprise untuk mengatur Listener. Sekarang berhasil.

Sinta adalah sistem temu kembali dokumen-dokumen tugas akhir mahasiswa UKDW Yogyakarta. Kemampuannya seperti halnya mesin pencari google, yahoo atau sejenis, namun dengan menekankan pada karakteristik metadata tugas akhir. Aplikasi ini berbasis j2ee, alfresco dan lucene.
Sinta dirancang dan dikerjakan secara mandiri oleh mahasiswa dan dosen ukdw, dan merupakan proyek unit Perpustakaan UKDW. Rencana akan di release pada tanggal 24 Agustus 2009. Saat ini sudah 85% selesai. Sementara Sinta hanya dapat diakses dilingkungan UKDW. Di tunggu saja.

sinta

Halaman Berikutnya »